Minggu, September 10, 2017

Sambangi Kedubes Myanmar, Yenny Wahid Sampaikan Harapan dan Masukan soal Tragedi Rohingya

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis · Sabtu, 9 September 2017 - 03:03 WIB



BOGOR - Ketua Divisi Luar Negeri Muslimat Nahdatul Ulama (NU), Yenny Wahid menyambangi kantor Kedutaan Besar Myanmar untuk Indonesia di Jalan H Agus Salim, Jakarta Pusat.

Kunjungan tersebut dalam rangka menyampaikan sejumlah masukan kepada pemerintah Myanmar tentang kemelut kasus kemanusiaan yang terjadi di Negara Bagian Rakhine, Myanmar. Yenny yang datang sekira pukul 14.30 WIB diterima langsung oleh Duta Besar Myanmar untuk Indonesia, Ei Ei Khin Aye sekaligus Wakil Dubes, Kyaw Soe Thein.

"Untuk menyampaikan harapan dan masukan kepada pemerintah Myanmar dalam rangka membantu pemerintah Myanmar untuk menyelesaikan konflik kemanusiaan di sana, termasuk yang menimpa suku minoritas Rohingya," katanya, Jumat 8 September 2017.

Yenny yang juga Direktur Wahid Foundation ini menyampaikan beberapa hal sebagai bentuk keprihatinan warga Indonesia atas kejadian yang menimpa warga Rohingya. Yenny meminta agar militer Myanmar segera menghentikan serangannya terhadap warga sipil termasuk komunitas Rohingya.

Ia sekaligus meminta pemerintah Myanmar agar melindungi warga sipil yang tidak berdosa. "Kami meminta pemerintah Myanmar melindungi warga sipil yang tidak berdosa, terutama perempuan dan anak-anak," tuturnya.

Selain menyoroti perlindungan, Yenny juga mengucapkan apresiasinya kepada pemerintah Myanmar yang memercayai Indonesia sebagai satu-satunya negara yang diberi akses untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Rohingya.

"Kami juga berharap pemerintah Myanmar membuka akses bantuan kemanusiaan. Kita menghargai bahwa Indonesia satu-satunya negara yang diberi akses untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan," ujarnya.

Sementara itu, Duta Besar Myanmar Ei Ei Khin Aye mengucapkan terima kasih kepada Yenny atas masukan yang diberikan dalam rangka menyelesaikan sengketa Rohingya. Dubes juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan rakyat indonesia atas bantuan perhatian dan kemanusiaan yang dicurahkan kepada Myanmar.

"Tadi Dubes mengatakan berterima kasih kepada Indonesia atas inisiatifnya untuk memberi bantuan kemanusiaan dan menekankan bahwa Indonesia diberi akses menyalurkan bantuan," tuturnya.

Dubes Myanmar juga mengaku senang atas kehadirannya untuk membantu penyelesaian konflik di Negara Bagian Rakhine, Myanmar. "Tadi Dubes juga mengatakan bahwa alasananya menerima kami karena dia mengetahui niat tulus kami membantu mencari solusi kejadian di Myanmar," ujarnya.

Sebelumnya, kekerasan terhadap suku minoritas Rohingya kembali menguak setelah terjadinya serangan militer terhadap komunitas suku minoritas Rohingya beberapa pekan lalu yang dikabarkan menewaskan  400 orang.

Walaupun laporan lain mengklaim bahwa serangan tersebut merupakan upaya balasan dari serangan yang dilakukan sebuah kelompok Islam garis keras terhadap pos kemanan setempat dan menewaskan belasan aparat. Namun akibat kerusuhan tersebut, puluhan ribu muslim Rohingya menjadi korban. 
(ran)