Radar Banyuwangi
[ Senin, 20 Oktober 2008 ]
BANYUWANGI-Sejak beberapa hari ini, jajaran PC Muslimat NU Banyuwangi sibuk melakukan aksi kampanye cuci tangan bersih dan antikemiskinan di berbagai wilayah di Banyuwangi. Kampanye yang dikoordinasi langsung oleh perwakilan Pengurus Pusat Muslimat NU Jakarta Hj Mursyidah Thahir itu dilakukan dengan beragam cara.Salah satunya disampaikan melalui forum diskusi dan pengajian rutin melalui Pengurus Anak Cabang Muslimat NU se Kabupaten Banyuwangi. "Kita juga berkampanye melalui spanduk-spanduk dari PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) yang kita pasang di berbagai tempat strategis," kata Ketua PC Muslimat NU Banyuwangi Hj Arofah kemarin.Mursyidah Thahir, koordinator acara sekaligus Pengurus Pusat Muslimat NU Jakarta menyebutkan, kegiatan tersebut merupakan hasil kerjasama dengan PBB. Di Indonesia, Muslimat NU dipercaya melakukan kampanye tersebut di tiga provinsi. Meliputi Sulewesi Utara, Jawa Barat, dan Jawa Timur. "Nah, khusus di Jawa Timur, kegiatan kita pusatkan di Banyuwangi," ungkap tokoh perempuan asal Kecamatan Muncar itu.Calon anggota legislatif DPR RI dari PPP itu menuturkan, kegiatan tersebut bertujuan mengingatkan pemerintah agar bangkit dan berbuat dalam memerangi kemiskinan dan kelaparan. Selain itu, meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Caleg nomor urut satu dari daerah pemilihan Jawa Timur III meliputi Banyuwangi, Situbondo, dan Bondowoso, itu juga menyebutkan bahwa kegiatan tersebut seiring dengan program jangka panjang Muslimat. Kata anggota Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jakarta itu, mewujudkan perempuan sehat pada 2015, perempuan berkualitas pada 2010, dan tahun 2025 perempuan Indonesia sudah bisa mandiri. "Ini adalah tujuan jangka panjang dari organisasi Muslimat NU sebagaimana tercantum dalam rencana strategi jangka panjang," jelas dosen Institute Ilmu Alquran Jakarta itu.(azi/irw)
Selasa, Januari 06, 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar