TVRI
: Serambi Islami, 2 Februari 2017.
KEBENARAN
Allah SWT mengutus Muhammad saw untuk menyampaikan
kebenaran. Tetapi mengapa sebagian umat Yahudi dan Nasrani tidak pernah
menyukainya? Karena hadirnya Al-Qur'an untuk meng-amandemen kitab Taurat dan
Injil yang menjadi landasan agama mereka saat itu. Allah SWT yang menurunkan
Taurat dan Injil kepada Musa dan Isa tentu paling Mengetahui apa yang telah
terjadi pada Kitab Suci yang telah diturunkannya, mengalami distorsi. Mungkin
karena saat itu belum ada alat canggih yang dapat mengamankan dokumen asli
selama ratusan tahun sehingga sulit dilacak.
Atas kasih sayang Allah kepada seluruh umat manusia,
maka Allah menurunkan kebenaran (Al-Qur'an) untuk menyelamatkan manusia yang
telah kehilangan dokumen kitab Suci sebelumnya. Tidak ada paksaan dalam memilih
agama, tetapi ingat, Allah telah membentangkan jalan yang benar dan memberi
peringatan untuk tidak menempuh jalan sesat.
Mengapa Al-Qur'an diturunkan kepada Nabi yang buta
huruf? Meski buta huruf tetapi cerdas luar biasa, jujur dan daya ingatan beliau
sangat kuat, itu yang dikenal masyarakat sehingga mereka memanggilnya al-Amin.
Bayangkan, seorang pedagang lintas kota, menguasai pasar di banyak tempat,
selalu meraup keuntungan begitu besar tanpa bantuan kalkulator? Mungkin jika
beliau tidak buta huruf lebih hebat dari itu semua, akan tetapi ada hikmah yang
sangat mendasar dari ke-ummiyan beliau yaitu ketika menerima Al-Qur'an beliau
aman dari tuduhan sebagai plagiator.
Dan.....Ketika kita berdo'a, “Ya Allah, tunjukkan
kami jalan yang lurus” tak lain adalah kebenaran Al-Qur'an.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar