Senin, Agustus 21, 2017


TVRI : Serambi Islami, 23 Februari 2017.
 

MENCINTAI ALLAH
 

Semua manusia mencintai Allah. Umat Yahudi, umat Nasrani bahkan para penyembah berhala-pun mencintai Allah dengan cara masing-masing.

Cinta kaum musyrikin kepada Allah diwujudkan dalam bentuk penyerahan hewan kurban dan hasil panen yang diletakkan di depan berhala, seraya berkata yang ini untuk Allah dan yang ini untuk berhala.

Lalu Allah berfirman, "Mana bagian untuk-Ku? Yang dipersembahkan kepada berhala tidak sampai kepada Ku sementara yang dipersembahkan untuk Ku malah sampai kepada berhala. Aturan main yang sangat buruk.

Allah menunjukkan jalan, bila kita mencintai Allah, ikutilah Al-Qur'an dan Sunnah Nabi. Maka Allah akan mencintai dan mengampuni dosa-dosa kita. Akan tetapi bila tidak patuh pada jalan yang Allah tunjukkan, sesungguhnya Allah tidak mencintai orang-orang kafir.

Semua manusia terhina hidupnya kecuali yang berpegang pada tali Allah (ibadah) dan menjaga hubungan yang baik dengan sesama manusia (akhlaqul karimah).
 
Segala yang kita perbuat selalu mempertimbangkan apa manfaatnya bagi orang lain. Kalau tidak ada manfaatnya bagi yang lain, itulah kesia-siaan yang Allah tidak menyukainya.

Tidak ada komentar: