TVRI : Serambi Islami, 9 Maret 2017.
SURGA DALAM PERSEPSI MANUSIA
Setiap umat apapun agamanya, pasti merindukan surga
menurut persepsi masing-masing. Ada yang membayangkan surga sebagai tempat
berkumpulnya roh para leluhur, ada yang membayangkan sebagai rumah asal
kembalinya semua manusia.
Surga tidak seperti apa yang dibayangkan siapapun,
tetapi merupakan tempat tinggal abadi yang oleh Allah hanya diperuntukkan bagi
mereka yang beriman dan beramal shaleh.
Nabi pernah bertanya kepada Bilal, budak hitam yang sering dianiaya, “Amal
apa yang engkau selalu lakukan sehingga bunyi sandalmu sudah ter-rekam di surga?”
Bilal menjawab, “Nabi yang mulia, hanya satu amal yang bisa saya jaga dengan
baik, yaitu berwudlu, setiap kali batal segera saya berwudlu”
Ternyata sangat
simpel untuk bisa masuk surga, iman dan ketulusan beramal. Namun ketulusan ini yang
paling ditakuti syetan karena menutup langkahnya menggoda manusia. Keindahan surga yang dirindukan setiap orang
sering dikacaukan oleh godaan sesaat, uang dan kemewahan. Padahal uang dan
kemewahan juga bisa menjadi jalan efektif menuju surga bila dicapai dan
dimanfaatkan atas dasar iman dan amal baik.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar