Senin, Agustus 21, 2017


TVRI : Serambi Islami, 9 Maret 2017.

 
SURGA DALAM PERSEPSI MANUSIA

 
Setiap umat apapun agamanya, pasti merindukan surga menurut persepsi masing-masing. Ada yang membayangkan surga sebagai tempat berkumpulnya roh para leluhur, ada yang membayangkan sebagai rumah asal kembalinya semua manusia.

Surga tidak seperti apa yang dibayangkan siapapun, tetapi merupakan tempat tinggal abadi yang oleh Allah hanya diperuntukkan bagi mereka yang beriman dan beramal shaleh.  Nabi pernah bertanya kepada Bilal, budak hitam yang sering dianiaya, “Amal apa yang engkau selalu lakukan sehingga bunyi sandalmu sudah ter-rekam di surga?” Bilal menjawab, “Nabi yang mulia, hanya satu amal yang bisa saya jaga dengan baik, yaitu berwudlu, setiap kali batal segera saya berwudlu”
 
Ternyata sangat simpel untuk bisa masuk surga, iman dan ketulusan beramal. Namun ketulusan ini yang paling ditakuti syetan karena menutup langkahnya menggoda manusia.  Keindahan surga yang dirindukan setiap orang sering dikacaukan oleh godaan sesaat, uang dan kemewahan. Padahal uang dan kemewahan juga bisa menjadi jalan efektif menuju surga bila dicapai dan dimanfaatkan atas dasar iman dan amal baik.
 
 

Tidak ada komentar: